This is default featured slide 1 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 2 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 3 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 4 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 5 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
Rabu, 10 Desember 2014
puisi cintaku
CATATAN HATI
Ada sesuatu yang terasa hampa
Sendiri dan sepi, aku ingin berlari
Di penghujung hari...
Sulit ku mengartikan rasa ini..
Saat semua terlukis jelas dihadapanku
Mungkin aku adalah salah satu korban cintamu..
Kamu benar benar sang penakluk hati..aku mengaku kalah..
Kau sang peluluh hatiku..
Kamu hadir membawa warna baru
Kamu manusia sederhana yang mampu memberikan cinta yang luar biasa
Terimakasih cinta....
Berharap setiap mimpi akan mnjdi nyata
PURNAMA TANPA AKHIR CERITA
Kuceritakan lagi tentang purnama..
Terima kasih kuucap untuk yang kesekian kali
Kuingatkan padamu, simpan rapat rahasia yang pernah kubisikkan dimalam itu..
KEJORA CINTAKU
Jumat, 05 Desember 2014
perjuangan
![]() |
| Kumpulan Puisi Perjuangan |
Oleh Wijil Tukul
Di lembang ada kawan sofyan
jualan bakso kini karena dipecat perusahaan
karena mogok karena ingin perbaikan
karena upah ya karena upah
Di ciroyom ada kawan sodiyah
si lakinya terbaring di amben kontrakan
buruh pabrik teh
terbaring pucet dihantam tipes
ya dihantam tipes
juga ada neni
kawan bariah
bekas buruh pabrik kaos kaki
kini jadi buruh di perusahaan lagi
dia dipecat ya dia dipecat
kesalahannya : karena menolak
diperlakukan sewenang-wenang
Di cimahi ada kawan udin buruh sablon
kemarin kami datang dia bilang
umpama dironsen pasti nampak
isi dadaku ini pasti rusak
karena amoniak ya amoniak
Di cigugur ada kawan siti
punya cerita harus lembur sampai pagi
pulang lunglai lemes ngantuk letih
membungkuk 24 jam
ya 24 jam
Di majalaya ada kawan eman
buruh pabrik handuk dulu
kini luntang-lantung cari kerjaan
bini hamin tiga bulan
kesalahan : karena tak sudi
terus diperah seperti sapi
Di mana-mana ada sofyan ada sodiyah ada bariyah
tak bisa dibungkam kodim
tak bisa dibungkam popor senapan
di mana-mana ada neni ada udin ada siti
di mana-mana ada eman
di bandung - solo - jakarta - tangerang
Tak bisa dibungkam kodim
tak bisa dibungkam popor senapan
satu mimpi
satu barisan
Bandung 21 Mei 1992
DIBALIK SERUAN PAHLAWANPEMUDA UNTUK PERUBAHAN
Oleh Zshara Aurora
Kabut,
Dalam kenangan pergolakan bumi pertiwi
Mendung,
Pertandakah hujan deras
Membanjiri asa yang haus kemerdekaan
Dia dan semua yang ada menunggu keputusan sakral
Serbu.... Merdeka atau mati.. Allahu Akbar
Titahmu terdengar kian merasuk dalam jiwa
Dalam serbuan bambu runcing menyatu
Kau teruskan bunyi-bunyi ayat suci
Kau teriakan semangat juang demi negeri
Kau relakan terkasih menahan terpaan belati
Untuk ibu pertiwi..
Kini kau lihat,
Merah hitam tanah kelahiranmu
Pertumpahan darah para penjajah keji
Gemelutmu tak kunjung sia
Lindungan-Nya selalu dihatimu
Untuk kemerdekaan Indonesia abadi..
Puisi Ananda Rezky Wibowo
Indonesia Menangis
bahkan tercabik
dengan hebatnya penguasanya korupsi
tak peduli rakyatnya mengemis
Kesejahteraan tinggallah angan
keadilan hanyalah khayal
kemerdekaan telah terjajah
yang tersisah hanya kebodohan
Indonesiaku, Indonesia kalian
jangan hanya tinggal diam kawan
mari bersatu ambil peranan
sebagai pemuda untuk perubahan...
PERJUANGAN TAK PASTI
Puisi Rhindy Marfiyanti
Teriknya mentari menyentuh kalbu
Tak terasa angin merambah rasa
Hanya terasa peluh merambah jiwa
Ku coba melangkah ke sana
Tak jua ku temukan suatu hal
Ku langkahkan kembali kakiku
Tapi ku masih tak temukan sesuatu itu
Saat ku berhenti tuk bersandar
Ku memohon dan berserah
Apa aku di beri sebuah peluang
Tuk bisa hidup nyaman
Oh tuhan…….
Perjuangan ini sungguh meresahkan
Perjuangan ini sungguh membingungkan
Perjuangan ini tak menemukan jalan
Kaki tak kuat untuk melangkah
Jiwa tak kuat untuk bangun
Hati tak sanggup untuk merasa
Otak tak bisa untuk berfikir
Hidupku……….
Kenapa kau ditakdirkan seperti ini
Hanya berharap dari perjuangan yang tak pasti
Hidup ini terasa sangat membingungkan
puisi sahabat
Arti Sahabat – oleh Janwar Rachmat
Di kala hati gundah
Tujuan serasa sirna
Harapan serasa hilang
Semua serasa hampa
Sejak ku mengenal-Mu
segalanya terasa berubah
mengubah semua kehidupanku
suka cita damai penuhi kehidupanku
Tujuan serasa sirna
Harapan serasa hilang
Semua serasa hampa
Sejak ku mengenal-Mu
segalanya terasa berubah
mengubah semua kehidupanku
suka cita damai penuhi kehidupanku
Deru dan kerikil tajam (untuk sahabat Ilman)
Langit hitam tak sesungguhnya hitam
Dia hanya di terpa mendung sejenak
Ada kala tersapu pelangi
Malam bisa saja bernyanyi merdu
Kita bersiul di terik matahari pagi
Hingga hujan tak reda.
Dia hanya di terpa mendung sejenak
Ada kala tersapu pelangi
Malam bisa saja bernyanyi merdu
Kita bersiul di terik matahari pagi
Hingga hujan tak reda.
Goyang Dangdut – oleh Sky Shucaya
Aku terjebak dalam tarian angin
Goyang kesana kemari
Dalam tepukan gendang merdu
Ah…semakin larut saja
Tak ingin putus asa
Meski bibir ini kelu
Tak dapat bernyanyi
Ku dendangkan lewat hati saja
Ayo goyang kawan dunia ini ramai
Tak usah meneguk segelas anggur atau arak.
Cukup menonton zakia gotik dan inul menari binal.
Goyang kesana kemari
Dalam tepukan gendang merdu
Ah…semakin larut saja
Tak ingin putus asa
Meski bibir ini kelu
Tak dapat bernyanyi
Ku dendangkan lewat hati saja
Ayo goyang kawan dunia ini ramai
Tak usah meneguk segelas anggur atau arak.
Cukup menonton zakia gotik dan inul menari binal.
Sahabat di akhir Hayat – oleh Nur Janah
Sahabat diakhir hayat
Sahabat…
Tidak berharap sosok yang cantik
Tidak berharap sosok yang tampan
Tidak berharap sosok yang rupawan
Dan tidak berharap sosok yang sempurna
Biarkan aku yang merangkumnya …
Dalam candaku, tawaku, senangku, sedihku bersama sahabatku …
Tiba – tiba hembusan nafasku terhenti sejenak
Awan gelap muncul dihati dan pikiranku
Ada apa….., kenapa…….?
Apa yang terjadi….?
Tanpa suara , tanpa kata – kata
Dengan terikat akar–akar yang rapuh terpendam …
Diujung jalan hembusan angin membawa kibaran bendera kuning
Ku lihat sahabatku diam….
Tanpa suara, tanpa senyum, tanpa tawa
Dengan balutan kain kafan yang disekujur tubuhnya …
Hingga liang kubur pun datang
Sahabat…
Tidak berharap sosok yang cantik
Tidak berharap sosok yang tampan
Tidak berharap sosok yang rupawan
Dan tidak berharap sosok yang sempurna
Biarkan aku yang merangkumnya …
Dalam candaku, tawaku, senangku, sedihku bersama sahabatku …
Tiba – tiba hembusan nafasku terhenti sejenak
Awan gelap muncul dihati dan pikiranku
Ada apa….., kenapa…….?
Apa yang terjadi….?
Tanpa suara , tanpa kata – kata
Dengan terikat akar–akar yang rapuh terpendam …
Diujung jalan hembusan angin membawa kibaran bendera kuning
Ku lihat sahabatku diam….
Tanpa suara, tanpa senyum, tanpa tawa
Dengan balutan kain kafan yang disekujur tubuhnya …
Hingga liang kubur pun datang










